SK GUGUS TUGAS KELANA

KEPUTUSAN CAMAT ………

NOMOR    TAHUN 2019

TENTANG

PEMBENTUKAN GUGUS TUGAS KECAMATAN ……… LAYAK ANAK

CAMAT ……….. ,

Menimbang : a. bahwa anak merupakan generasi penerus dan potensi  bangsa, untuk itu perlu dilindungi dan dipenuhi hak-haknya agar dapat hidup, tumbuh dan berkembang dalam suatu lingkungan yang layak anak;
    b bahwa untuk mewujudkan lingkungan yang ramah anak dan pembangunan yang peduli terhadap kepentingan terbaik bagi anak maka perlu mewujudkan Kabupaten Berau Layak Anak melalui Kecamatan Layak Anak dan Kampung/Kelurahan Layak Anak.
    c. bahwa agar pelaksanaan kegiatan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dapat berjalan secara optimal maka perlu dibentuk Gugus Tugas Kecamatan …………. Layak Anak;
    d.

 

bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana  dimaksud dalam huruf a, huruf b, dan huruf c perlu menetapkan Keputusan Camat tentang  Pembentukan Gugus Tugas Kecamatan……. Layak Anak;
Mengingat

 

: 1. Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.
    2. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa
    3. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah berikut perubahannya.
    4. Peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Republik Indonesia Nomor 02 Tahun 2009 tentang Kebijakan Kabupaten/Kota Layak Anak;
    5. Perda Kabupaten Berau Nomor 14 Tahun 2012 tentang Perlindungan Anak.
       

MEMUTUSKAN :

Menetapkan :  
KESATU :  Membentuk Gugus Tugas Kecamatan………. Layak Anak, dengan susuan anggota Gugus Tugas sebagaimana tersebut dalam  lampiran keputusan ini.
KEDUA : Tugas, Fungsi dan Susunan Klaster Gugus Tugas sebagaimana diktum KESATU adalah sebagai berikut :

1.   Tugas

a.    mensosialisasikan kebijakan Kecamatan Layak Anak;

b.   melaksanakan koordinasi dalam pelaksanaan kegiatan bersama dengan Organisasi Sosial Kemasyarakatan serta tokoh-tokoh masyarakat dan tokoh agama di lingkungan kecamatan;

c.    mengkoordinasikan pelaksanaan pengembangan Kecamatan Layak Anak;

d.   menyusun mekanisme kerja Gugus Tugas Kelana;

e.    mengidentifikasi kondisi sosial budaya dan isu yang terkait dengan pendidikan, hak sipil, partisipasi anak, kesehatan, perlindungan, infrastruktur, lingkungan hidup dan pariwisata;

f.     menentukan fokus utama kegiatan dalam mewujudkan Kecamatan Layak Anak, yang disesuaikan dengan masalah utama, kebutuhan dan sumber daya;

g.    menyiapkan dan mengusulkan peraturan-peraturan lainnya yang terkait dengan kebijakan Kelurahan Layak Anak;

h.   mendukung program dan kegiatan  pemerintah, organisasi, kelompok masyarakat dalam memperjuangkan hak-hak anak;

i.     melakukan monitoring, evaluasi dan pelaporan secara periodik dan mempertanggungjawabkan hasil pelaksanaan Gugus Tugas Kecamatan Layak Anak kepada Camat……. melalui Ketua Gugus Tugas Kecamatan Layak Anak.

2.   Fungsi

a.    perumusan kebijakan teknis program Kecamatan Layak Anak;

b.   pengkoordinasian program dan kegiatan Kecamatan Layak Anak.

3.   Susunan Klaster dalam Gugus Tugas Kecamatan Layak Anak adalah terdiri dari:

a.     Penguatan Kelembagaan;

b.     Klaster I Hak Sipil dan Kebebasan;

c.      Klaster II Lingkungan Keluarga dan Pengasuhan Alternatif;

d.     Klaster III Kesehatan Dasar dan Kesejahteraan;

e.      Klaster IV Pendidikan, Pemanfaatan Waktu Luang, dan Kegiatan Budaya;

f.       Klaster V Perlindungan Khusus.

4.   Tugas Pokok masing-masing Klaster dalam Gugus Tugas Kecamatan Layak  Anak

a.    Penguatan Kelembagaan

1)  mendorong penyusunan peraturan dan kebijakan untuk pemenuhan hak anak;

2)  mendorong anggaran untuk pemenuhan hak anak, termasuk anggaran untuk penguatan kelembagaan;

3)  mendorong Forum Anak dan kelompok anak lainnya untuk memberikan masukan dalam pembentukan perundang-undangan, kebijakan, program dan kegiatan pembangunan;

4)  mendorong dan memfasilitasi tersedia sumber daya manusia terlatih Konvensi Hak Anak dan mampu mengintegrasikan hak-hak anak ke dalam kebijakan, program dan kegiatan.

5)  mendorong dan memfsilitasi tersedianya data dasar anak dan informasi terpilah menurut jenis kelamin, umur, tentang permasalahan dan potensi anak, dan analisis situasi anak di Kecamatan.

6)  mendorong terwujudnya rencana aksi Kelurahan Layak Anak.

7)  mendorong keterlibatan lembaga masyarakat, media dan dunia usaha dalam pemenuhan hak anak.

b.   Klaster  I Hak Sipil dan Kebebasan

1)  mendorong dan mengadvokasi agar seluruh anak di Kecamatan ………tercatat dan memiliki Kutipan Akta Kelahiran sesegera mungkin dan menyelenggarakan pembuatan akta kelahiran secara gratis dan dilakukan pendekatan layanan hingga tingkat Kecamatan.

2)  mendorong agar sistem untuk pencegahan berbagai tindak kejahatan terhadap anak seperti perdagangan orang, adopsi ilegal, manipulasi usia, manipulasi nama, atau penggelapan asal-usul serta pemulihan identitas anak sesuai dengan keadaan sebenarnya sebelum terjadinya kejahatan terhadap anak tersebut; dan memberikan dorongan agar jaminan hak prioritas anak untuk dibesarkan oleh orang tuanya sendiri.

3)  mendorong agar hak anak untuk berpendapat; dan penyediaan ruang-ruang bagi anak untuk dapat mengeluarkan pendapat atau berekspresi secara merdeka sesuai keinginannya.

4)  mendorong agar anak diberikan ruang untuk menjalankan keyakinannya secara damai; dan mengakui hak orang tua dalam memberikan pembinaan.

5)  mendorong agar  anak bisa berkumpul secara damai dan membentuk organisasi yang sesuai bagi mereka.

6)  mendorong agar anak tidak diganggu kehidupan pribadinya, atau diekspos ke publik tanpa ijin dari anak tersebut atau yang akan mengganggu tumbuh kembangnya.

7)  mendorong agar penyedia informasi/media mematuhi ketentuan tentang kriteria kelayakan informasi bagi anak; penyediaan fasilitas dan sarana dalam jumlah memadai yang memungkinkan anak mengakses layanan informasi secara gratis; dan ketersediaan lembaga perijinan dan pengawasan.

8)  mendorong agar  setiap anak diperlakukan secara manusiawi tanpa adanya kekerasan sedikitpun, termasuk ketika anak berhadapan dengan hukum.

c.    Klaster II Lingkungan Keluarga dan Pengasuhan Alternatif

1)  Mendorong, mengadvokasi dan mensosialisasikan kepada masyarakat agar anak diasuh dan dirawat oleh orang tuanya dengan melakukan penguatan kapasitas orang tua untuk memenuhi tanggungjawabnya dalam pengasuhan dan tumbuh kembang anak, meliputi penyediaan fasilitas, informasi dan pelatihan yang memberikan bimbingan dan konsultasi bagi orang tua dalam pemenuhan hak anak.

2)  mendorong dan mengadvokasi kepada masyarakat agar anak tidak dipisahkan dari orang tuanya kecuali pemisahan tersebut untuk kepentingan terbaik bagi anak.

3)  mendorong dan mengadvokasi agar anak untuk dipertemukan kembali dengan orang tuanya setelah terpisahkan, misalnya terpisahkan karena bencana alam, konflik bersenjata, orang tua berada di luar negeri, atau karena diculik dan diperdagangkan.

4)  mendorong dan mensosialisasikan dan mengadvokasi agar anak tidak dipindahkan secara ilegal dari daerahnya ke luar daerah atau ke luar negeri.

5)  mendorong agar anak tetap dalam kondisi sejahtera meskipun orang tuanya tidak mampu dengan melibatkan komunitas, Pemerintah Kecamatan dan Organisasi Perangkat Daerah dan instansi terkait untuk upaya pemenuhan kesejahteraan anak.

6)  mendorong agar anak yang diasingkan dari lingkungan keluarga mendapat pengasuhan alternatif.

7)  mendorong dan mengadvokasi masyarakat supaya pengangkatan/adopsi anak dijalankan sesuai dengan peraturan, dipantau dan dievaluasi tumbuh kembangnya agar kepentingan terbaik anak tetap terpenuhi.

8)  mendorong dan mengadvokasi agar anak-anak yang berada di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA)/panti terpenuhi hak tumbuh kembangnya dan mendapatkan perlindungan.

9)  mengadvokasi dan mensosialisasikan agar anak tidak mendapatkan perlakuan kejam, tidak manusiawi dan merendahkan martabat manusia.

d.   Klaster III Kesehatan Dasar dan Kesejahteraan

1)  mendorong dan mengupayakan agar semua anak terutama anak dengan disabilitas mendapatkan akses layanan publik yang menjamin kesehatan dan kesejahteraannya.

2)  mendorong dan mengupayakan agar setiap anak mendapatkan pelayanan kesehatan yang komprehensif dan terintegrasi.

3)  mendorong dan mengupayakan agar setiap anak mendapatkan akses jaminan sosial dan fasilitasi kesehatan.

4)  Mendorong dan mengupayakan agar semua puskesmas di wilayah Kecamatan ……..menjadi Puskesmas Ramah Anak.

5)  mendorong dan mengupayakan agar anak mencapai standar tertinggi kehidupan dalam hal fisik, mental, spiritual, moral dan sosial, dengan cara antara lain menurunkan angka kematian bayi dan anak, mempertinggi usia harapan hidup, standar gizi, kesehatan, pendidikan, dan lingkungan.

e.    Klaster IV Pendidikan, Pemanfaatan Waktu Luang, dan Kegiatan Budaya

1)  mendorong dan mengupayakan agar setiap anak mendapatkan akses pendidikan dan pelatihan yang berkualitas tanpa diskriminasi.

2)  mendorong dan mengadvokasi bahwa lembaga pendidikan bertujuan untuk mengembangkan minat, bakat dan kemampuan anak serta mempersiapkan anak untuk bertanggung jawab kepada kehidupan yang toleran, saling menghormati dan bekerjasama untuk kemajuan dunia dalam semangat perdamaian.

3)  Mendorong dan mengadvokasi kepada semua institusi pendidikan di wilayah Kecamatan……… agar menciptakan Sekolah Ramah Anak.

4)  mendorong dan mengadvokasi kepada masyarakat  bahwa anak memiliki waktu untuk beristirahat dan dapat memanfaatkan waktu senggangnya untuk melakukan berbagai kegiatan seni, budaya, olahraga dan aktivitas lainnya.

f.     Klaster V Perlindungan Khusus

1)  mendorong dan mengupayakan untuk anak-anak yang mengalami situasi darurat lebih mendapatkan perhatian dan prioritas.

2)  mendorong dan mengadvokasi kepada semua pihak agar bagi anak-anak yang berhadapan dengan hukum mendapatkan perlindungan dan akses atas tumbuh kembangnya, serta mengupayakan diterapkannya keadilan restoratif dan prioritas diversi.

3)  mendorong dan mengupayakan pencegahan tindak kekerasan terhadap anak serta mendorong agar anak-anak korban kekerasan ditangani secara optimal mulai dari pelayanan kesehatan, hukum, psikologis, rehabilitasi sosial, pemulangan dan reintegrasi.

4)  mendorong dan mengupayakan bagi anak-anak dari kelompok minoritas dan adat dijamin haknya.

5)  Mengupayakan terwujudnya upaya Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) di tingkat Kampung/Kelurahan yang bertugas untuk melakukan upaya-upaya pencegahan kekerasan terhadap anak dan dapat melakukan respon dini kasus kekerasan serta merubah norma, perilaku masyarakat terhadap kekerasan pada anak.

KETIGA : Dalam melaksanakan tugas sebagaimana diktum KEDUA Keputusan ini Gugus Tugas bertanggungjawab kepada Camat………
KEEMPAT : Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan dengan ketentuan apabila di kemudian hari terdapat kekeliruan akan diubah dan dibetulkan sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di ………….

pada tanggal  ………….. 2019

  Camat ………

 

 

 

……………………

NIP. …………………

TEMBUSAN Keputusan ini dikirim kepada Yth.:

  1. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Berau;
  2. Camat ………………..
  3. Anggota Gugus Tugas.

 

 

 

 

LAMPIRAN

KEPUTUSAN CAMAT……….

NOMOR        TAHUN 2019

TENTANG

PEMBENTUKAN GUGUS TUGAS KECAMATAN……….. LAYAK ANAK.

 

SUSUNAN GUGUS TUGAS

NO JABATAN DALAM  GUGUS TUGAS JABATAN DALAM INSTANSI/LEMBAGA KETERANGAN
1 2 3 4
1. Pembina Camat…..  
2 Ketua Sekertaris Camat  
3. Wakil Ketua Ketua TP PKK Kecamatan  
5. Bendahara    
6. Penguatan Kelembagaan    
  Koordinator: Kasi Pelayanan Umum dan Kesejahteraan Sosial  
  Anggota: 1.    
    2.    
    3.    
    4.    
    5.    
7. Klaster I Hak Sipil dan Kebebasan      
  Koordinator:    
  Anggota: 1.    
    2.    
    3.    
8. Klaster II Lingkungan Keluarga dan Pengasuhan Alternatif      
  Koordinator:    
  Anggota: 1.    
    2.    
    3.    
11. Klaster III Kesehatan Dasar dan Kesejahteraan      
  Koordinator:    
  Anggota: 1.    
    2.    
    3    
   

 

 

4.    
12. Klaster IV Pendidikan, Pemanfaatan Waktu Luang,

dan Kegiatan Budaya

 

 

   
  Koordinator:    
  Anggota: 1.    
    2.    
    3.    
    4    
    5    
    6 Ketua Forum Anak Kecamatan  
13. Klaster V Perlindungan Khusus    
  Koordinator:    
  Anggota: 1.    
    2.    
    3.    
    4.    
         

 

 

  Camat……….

 

 

 

…………………….

NIP. …………………..

 

 

 

 

 

Komentar

Print your tickets