MONITORING DAN EVALUSASI ORGANISASI PEREMPUAN TAHUN 2019.

Bidang Pemberdayaan Perempuan, (10/12), Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak bersama Gabungan Organisasi Wanita (GOW) se-Kabupaten Berau, di bawah Bidang Pemberdayaan Perempuan melaksanakan kegiatan “Monitoring dan Evaluasi Organisasi Perempuan Tahun 2019”, yang dilaksanakan di Gedung Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Berau, Jalan Cendana, No. 01, Tanjung Redeb, Berau. Jumlah peserta yang hadir 35 (tiga puluh lima) peserta dari 24 (dua puluh empat) organisasi wanita.

Dasar pelaksanaan ini, yaitu :

  1. Pelaksanaan pembagian urusan pemerintahan di bidang Pemberdayaan Perempuan merujuk pada Undang-Undang N0. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah.
  2. Undang-Undang No. 16 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan.
  3. Peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2008 tentang Pedoman Pelaksanaan Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan.
  4. DPA Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, dalam program peningkatan peran serta dan kesertaan gender dalam pembangunan pada kegiatan pembinaan organisasi perempuan.
  5. Rencana aksi daerah bidang pemberdayaan perempuan, tanggal 11 Januari 2019.

Mengacu pada kerangka acuan monitoring dan evaluasi organisasi perempuan tahun 2019, tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah :

  1. Mendapatkan informasi pembangunan pelaksanaan rencana kegiatan organisasi secara kontiyu (terus-menerus) mengenai pencapaian indikator kegiatan dan permasalahan yang dhadapi dalam pelaksanaan;
  2. Melakukan identifikasi masalah organisasi agar tindakan korektif dapat dilakukan sedini mungkin; dan
  3. Mendukung upaya penyempurnaan perencanaan berikutnya melalui hasil pemantauan,

Hal ini didukung dengan pendapat ibu Kepala Dinas PPKBPPPA (Ibu Dr. Hj. Rohaini), “tujuan utama dari kegiatan hari ini adalah silahturahmi, agar setiap masing-masing dari organisasi wanita dapat berkumpul dan saling mengenal”.

Menurut, ibu Bupati Berau (Ibu Sri Juniarsih), “Dengan kita bergabung dengan organisasi perempuan, kita dapat berkembang dan meluas, bukan hanya dalam ilmu ke rumah tanggaan, tetapi ilmu politik dan pemerintah. Perempuan juga memiliki peran dan tugas yang multifungsi:

  1. Praktek tradisional, seperti : mencuci, memasak dan mengurus rumah yang merupakan tugas utama kita;
  2. Bekerja di luar rumah, seperti : menjadi pekerja kantoran dan sebagainya untuk membantu suami dalam penambahan ekonomi;
  3. Tugas produktif, seperti : bisa menjadi guru.
  4. Tugas reproduktif, yaitu : melahirkan, mendidik dan membesarkan anak.

Ada beberapa hal yang disampaikan oleh pemateri (Ibu Kepala Dinas PPKBPPPA – Dr. Hj. Rohaini), yaitu : pengenalan tentang Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan pengenalan tentang seluruh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) se-Kabupaten Berau.

Agenda terakhir dari kegiatan ini adalah melakukan kegiatan melukis dan mewarnai kembang pada media jilbab oleh setiap organisasi wanita.

Sumber dana dari pelaksanaan ini bersumber dari Anggaran APBD Murni Kabupaten Berau Tahun 2019 dan Anggaran APBD Perubahan Tahun 2019, Program peningkatan peran serta dan kesertaan gender dalam pembangunan, kegiatan pembinaan organisasi perempuan.

 

Penulis : Henry Rizal Kambuno, A.Ma

Komentar

Print your tickets